pelatihan relawan Sahabat Kota: “ayo belajar sampai tuaaa..”

yohoheeeey!
pelatihan relawan Sahabat Kota berakhir dengan sukses dan menyenangkan!

poster pelatihan relawan

pelatihan relawan sahabat kota, foto oleh Muhammad Ibnu Lukman

se-menyenangkan apa sih?
well, let me do the reporting, aight? 😀

pukul sembilan kurang, pagi ini Minggu 10 April 2011, bertempat di Galeri Padi, jalan Dago #329, Pelatihan Relawan Sahabat Kota dimulai!
di buka dengan sapaan “Halo, selamat pagi! Selamat datang di Pelatihan Sahabat Kota!” dan doa bersama,
maka pelatihan pun dimulai!

sebelum memulai sesi materi, tidak lupa kami berkenalan dalam lingkaran. cara berkenalannya unik, cukup menyebutkan nama panggilan, disertai satu kata yang huruf depannya sama dengan huruf nama panggilan kami dan kata itu sebisa mungkin harus merepresentasikan diri kami masing-masing! contoh: Mita Malu-malu, Ibun Imut, Agni Aduhai, Erik EGP, Darren Delicious, Eka Enjoy, Fitri Fantastis, dan buanyaak lainnya! setelah berkenalan, Awe dari Sahabat Kota membawakan permainan:
“Cosmic Catch”
begini cara bermainnya: pertama-tama, akan ada satu benda dilempar tangkap dalam lingkaran. jangan lupa, sambil melempar ke tujuan, kita harus memanggil nama orang tersebut dan kata pilihannya. seru sekali, karena semakin lama ritme lemparan semakin cepat, dan..benda yang dilempar BERTAMBAH..tidak hanya harus konsentrasi mengingat nama dan kata, kita juga harus konsentrasi memerhatikan arah benda-benda yang di lempar! ha ha! cukup menggelitik adrenalin dan endorfin, efeknya..semua peserta pun merasa tertantang dan senang.

senang bermain-main, kami pun mulai masuk pada sesi-sesi materi.

sesi pertama:
Hak Anak dan Tips Pendampingan Adik

oke, karena kegiatan Sahabat Kota banyak berhubungan dengan pendampingan adik, menarik bagi kami untuk membagikan tips-tips mendampingi adik. TAPI SEBELUMNYA..kita harus tau dulu, bahwa anak-anak, semua anak tanpa terkecuali di dunia ini, juga memiliki hak-hak khusus yang TIDAK BOLEH dilanggar! sesuai dengan salah satu value Sahabat Kota, RESPEK & APRESIASI, maka setiap relawan kegiatan pendampingan adik, harus mengenali hak-hak anak, dalam rangka respek dan apresiasi pada adik-adik yang nantinya akan didampingi.
HARAPANNYA, dengan mengetahui hak-hak anak, akan mempermudah kita memilah perlakuan mana yang layak dan kurang layak kita berikan pada adik-adik.
sesi hak anak  pun usai diikuti dengan materi Tips Pendampingan Adik.

YANG SERU dari sesi pertama ini adalah saat para peserta diberikan simulasi praktek membawakan games. para peserta dibagi menjadi 3 kelompok dengan masing-masing kelompok membawakan satu buah game.
1. pohon-tupai-penebang
2. polisi maling
3. pindah rumah!
saat satu kelompok praktek membawakan game dan simulasi menjadi kakak pendamping, dua kelompok lainnya berbaur mendapat peran sebagai adik-adik yang akan diajak main, tapi, satu kelompok, ceritanya menjadi adik yang penurut, kelompok lainnya menjadi adik yang sangat aktif dan kritis.
sepanjang sesi ini semua, SEMUA, peserta maupun fasilitator tertawa-tawa.
sesi ini kemudian, menurut saya adalah juga sesi olahraga perut. ha ha! karena sepanjang sesi ini saya tertawa sampai perust saya kencang, dan selesai sesi ini perut saya jadi flat! sungguh, percayalah!

sesi kedua:
Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (Education for Sustainable Development atau ESD)

hek, apa kah itu sustainable? sustainable artinya berkelanjutan.
berkelanjutan..yang bagaimana maksudnya?
Nah, di sesi ini lah Sahabat Kota membagi pengetahuan tentang sustainable atau berkelanjutan tadi.

Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (ESD) adalah sebuah proses belajar (atau pendekatan pengajaran) berdasarkan cita-cita dan prinsip-prinsip yang mendasari keberlanjutan untuk mendorong orang dalam mengembangkan sikap, keterampilan, dan pengetahuan sehingga dapat membuat keputusan dan untuk bertindak berdasarkan keputusan tersebut.
Source: United Nations Decade of Education for Sustainable Development 2005-2014, Draft International Implementation Scheme, October 2004, UNESCO.

beberapa point penting dalam ESD adalah:
Envisioning (membayangkan) – mampu membayangkan masa depan yang lebih baik (jika kita tahu kemana kita mau pergi, kita akan lebih mampu bekerja dan tahu cara menuju ke sana).
Pemikiran kritis dan refleksi – belajar untuk mempertanyakan sistem kepercayaan kita sekarang dan untuk mengenali asumsi yang mendasari pengetahuan, perspektif dan pendapat kita
Berpikir sistemik – mengakui kompleksitas dan mencari hubungan dan sinergi ketika mencoba untuk mencari solusi masalah
Membangun kemitraan – mempromosikan dialog dan negosiasi, belajar untuk bekerja bersama
Partisipasi dalam pengambilan keputusan – memberdayakan banyak individu untuk terlibat

mudah untuk membaca, tapi belum tentu mudah untuk mengerti.
terbukati dengan banyaknya durasi yang diberikan pada sesi ini untuk memberikan pemahaman pada para peserta pelatihan tentang apa itu ESD.

YANG SERU dari sesi ini adalah games GANTI GAYA. wah..edann lah..kalo di YANG SERU di sesi pertama tadi bikin perut saya kencang dan flat karena ketawa. games ini mungkin bisa bikin perut saya jadi bergaris vertikal tengah, gara-gara ketawa.
sebagai bukti, marilah saya share gaya salah dua peserta yang menyebabkan sesi games ini menjadi sekaligus sesi olahraga perut:

Ibun dan Erik, foto oleh Syarifah Alawiyah

Ibun oleh Syarifah Alawiyah

sesi ketiga:
Praktek ESD dalam Edukasi Kreatif KSK

sesi terakhir dalam pelatihan hari ini! setelah kita belajar tentang bagaimana seorang anak selayaknya diperlakukan, belajar memahami apa itu sustainable development atau pembangunan berkelanjutan, bagaimana cara mengajarkan konsep pembangunan berkelanjutan, setelah kita diberikan semua teori, kini saatnya PRAKTEK!
para peserta dibagi dalam beberapa kelompok, dan bersama masing-masing co-fasilitator berdiskusi tentang salah satu modul Shabat Kota yang sudah sering dibawakan dalam Edukasi Kreatif: Peta Hijau.
kami pun menemukan hubungan sinergis antara ESD dengan bagaimana kami menerapkannya melalui Sahabat Kota!

Berpikir kritis –Anak diajak untuk berpikir kritis dan merefleksikan sejauh mana kebiasaan mereka sehari-hari mendukung hidup yang berkelanjutan
Envisioning -Anak didorong untuk melakukan tindakan atau praktek sederhana yang mendukung perilaku-perilaku untuk menciptakan masa depan berkelanjutan bagi dirinya dan atas kesadarannya sendiri
Berpikir sistemik –Modul KSK, tidak hanya memuat jenis pendidikan tertentu (misal : PLH), tetapi mencoba mengkombinasikan berbagai macam materi di dalamnya (misal : makanan sehat)
Belajar partisipatif dan pengambilan keputusan bersama –kakak relawan berupaya memfasilitasi adik untuk mengambil keputusan sendiri pada pelaksanaan edukasi kreatif (tidak menggurui)
Kolaborasi dan kerjasama -modul KSK bersifat terbuka dan boleh dimodifikasi (open source), ajakan untuk menjadi relawan atau donatur (SUPER KSK), semua dilakukan untuk mencapai tujuan yang lebih besar

Angka lima sudah jarum jam menunjukkan. Saatnya semua sesi dibungkus, disimpulkan, untuk kemudian diendapkan. seperti kopi yang harus diendapkan dulu ampasnya supaya bisa dinikmati, begitupun pelajaran baru yang diberikan Sahabat Kota hari ini. mudah-mudahan para peserta akan menjadi relawan-relawan Sahabat Kota yang handal, kelak!
satu hal penting yang saya tangkap selama sesi pelatihan hari ini:
belajar, tidak hanya berlaku untuk adik-adik, tapi bahkan kakak-kakak relawan pun masih harus terus belajar. manusia selama hidupnya harus terus belajar! supaya apa? supaya..kita menjadi manusia yang hidup, bukan mesin yang hidup dalam tubuh manusia! :]

belajarlah sampai tua!
salam,
Amanda Mita, Sahabat Kota.

teman teman bisa lihat foto-foto pelatihan Sahabat Kota ini di albumnya Rifa, dan albumnya Ibun
juga videonya Ibun

Advertisements

About sahabat kota

Sahabat Kota adalah sebuah organisasi nirlaba yang bekerja bersama kaum muda lokal untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak-anak dalam konteks lingkungan kota. Pada tahun 2007, Sahabat Kota mulai dirintis oleh 6 orang pemuda dari Bandung. Saat itu kegiatan pertama Sahabat Kota adalah mengisi libur panjang anak-anak menjadi Petualangan Jelajah Kota yang seru. Anak diajak untuk mengeksplorasi kota, dan mengambil peran aktif untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi mereka. Kami percaya bahwa anak-anak belajar paling baik dari lingkungan hidup mereka, yang berarti kota itu sendiri. Hidup selaras dan berinteraksi secara positif dengan lingkungan sekitar, baik alam maupun sosial, akan memberikan pembelajaran berharga bagi perkembangan fisik dan karakter anak. Karena itu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal merupakan kewajiban seluruh warga kota, termasuk kaum muda. Sahabat Kota dengan gerakan COME OUT & PLAY nya aktif mengajak adik-adik untuk belajar dan bermain di ruang kota dengan program-program utama, yaitu Kidsventure Club, ALUN ULIN, dan Sahabat Kota SUMMER CAMP.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: