edukasi kreatif: sampah

yow how how!
hari sabtu minggu lalu, tepatnya tanggal 14 Mei, Sahabat Kota kembali datang ke SD Pardomuan dalam rangka Edukasi Kreatif 😀

kali ini kami membahas tentang sampah.

ada apa dengan sampah?

HEY! jangan bilang kamu belum tauuu? hah, makanya ikut kegiatan KSK deh biar HIP to the max 😛 HA HA! eniwei, isu sampah yang merebak akhir-akhir ini, khususnya di Bandung tempat kami tinggal ini kian merebak dan urgensinya pun kian mendesak. kenapa? ya karena sejak TPA Leuwigajah longsor beberapa tahun yang lalu, Bandung masih saja memindah-mindah TPA sebagai lokasi akhir tempat sampah-sampah masyarakat kota Bandung berlabuh. kalau keadaan ini berlanjut, MAU SAMPAI KAPAN?

pertanyaan Mau Sampai Kapan ini, layaknya pertanyaan band Armada..susah dijawab, tapi sangat HARUS dijawab.
dari urgensi tersebutlah tim modul Sahabat Kota mencoba berkontribusi memberikan solusi pada tataran dan bidang kami, yaitu melalui edukasi kreatif menularkan pengetahuan yang mungkin bisa menjadi solusi kepada adik-adik generasi penerus bangsa.

jadi, bagaimana solusinya, menurut Sahabat Kota.

kalau Bandung tidak mau menjadi kota sampah dan memiliki gunungan-gunungan sampah sebesar Candi Borobudur, maka masyarakatnya tidak hanya harus membuang sampah pada tempatnya tapi juga MENGURANGI sampah.

bagaimana caranya mengurangi sampah padahal setiap waktu manusia pasti menghasilkan sampah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya?
ya, dengan prinsip REDUCE, REUSE, RECYCLE yang lebih kritis, yaitu MEMILAH SAMPAH.

taukah kamu bahwa tidak membeli baju baru dan sering ke flea market macam Gedebage belum cukup untuk memahami arti REUSE pada term REDUCE REUSE RECYCLE?
REUSE disini berarti, kamu harus memisahkan sampahmu, sejak dari rumahmu. kalau kamu mengharapkan petugas kebersihan pengangkut sampah memilah sampahmu, nanti dulu deh. DIMULAI dari DIRImu sendiri!

pisahkan sampah menjadi 5 kategori:
1. organik
2. non-organik terdaur ulang
3. sampah kertas
4. sampah beracun dan berbahaya
5. sampah basah/campuran

sampah organik  jelas lah ya, sampah dari sisa sisa makanan dan sayur-sayuran yang biasanya ada setelah kita memasak. sampah jenis ini paling baik di buang ke tanah di halaman rumahmu. karena selain bisa menyuburkan, akan mengurangi volume sampah di rumahmu.

non-organik terdaur ulang, seperti namanya, sampah-sampah selain sisa makanan atau tumbuhan yang bisa dengan mudah di daur ulang. disini maksudnya adalah plastik, bungkus kemasan instan, kaleng atau botol-botol minuman kemasan. Karena jenis-jenis ini yang paling mudah untuk di daur ulang. dengan memilah ini pun, kita bisa membantu pemulung untuk langsung membawanya ke tempat pendaurulangan.

sampah kertas, jelas lah ya, sampah-sampah kertas. kita bisa memberikannya (atau bahkan menjualnya, kalau kamu sedang kebetulan butuh extra uang, khihi) ke tukang loak. kita juga bisa menggunakannya atau memberikannya pada lembaga pembuat kertas daur ulang. atau bisa juga kamu jadikan craft.

sampah beracun dan berbahaya disini maksudnya adalah kaleng-kaleng aerosol, baterai, dan obat-obatan yang sudah kadaluwarsa. benda-benda ini bisa membahayakan kalau tercampur dengan sampah lainnya dan tertimbun dalam tanah atau dibakar. kaleng aerosol bisa meledak, dan kalau tertimbu bersama obat kadaluwarsa dan baterai bisa mencemari tanah. nanti tanahnya jadi beracun. dan apapun yang terkandung dekat-dekat tanah itu seperti tumbuhan dan air tanah pun, ikut beracun. dan yang mengonsumsinya, sudah pasti akan keracunan dengan efek yang baru akan tampak dalam jangka waktu yang tidak sebentar. ngeri kan..

terakhir, sampah basah atau tercampur. nah kalau ini..baruu..sampah yang kita satukan untuk diberikan kepada petugas pengangkut sampah untuk disatukan di tempat pembuangan akhir nantinya. yang masuk kategori ini adalah sampah-sampah yang benar-benar sudah tercampur, basah, dan sulit untuk memisahkannya. seperti sisa nasi bungkus, tisu basah, makanan basi atau kering, dll.

nah, kalau kita sudah memilah sampah, pasti sampah yang nantinya terkumpul di TPA tidak akan sebanyak itu dan lebih aman untuk ditimbun atau diolah kembali.

inilah contoh keceriaan adik-adik SD Pardomuan yang kemarin ikut Edukasi Kreatif sahabat kota

ingin melihat lebih banyak foto lagi bisa kunjungi album Relawan Media kami, Ibun di Album Foto Ibun dan kalau kamu mau lihat video yang juga Ibun buat, langsung klik Album Video Ibun 😀

akhir kata, terimakasih untuk semua kakak-kakak yang berpartisipasi dan teman-teman Pardomuan yang selalu semangat! 😀
Amanda Mita
relawan media Sahabat Kota

foto dan video oleh Muhammad Ibnu Lukman a.k.a Ibun,
relawan media Sahabat Kota yang next edukasi kreatif mau mencoba menjadi kakak pendamping, hihuuuuy!

Advertisements

About sahabat kota

Sahabat Kota adalah sebuah organisasi nirlaba yang bekerja bersama kaum muda lokal untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak-anak dalam konteks lingkungan kota. Pada tahun 2007, Sahabat Kota mulai dirintis oleh 6 orang pemuda dari Bandung. Saat itu kegiatan pertama Sahabat Kota adalah mengisi libur panjang anak-anak menjadi Petualangan Jelajah Kota yang seru. Anak diajak untuk mengeksplorasi kota, dan mengambil peran aktif untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi mereka. Kami percaya bahwa anak-anak belajar paling baik dari lingkungan hidup mereka, yang berarti kota itu sendiri. Hidup selaras dan berinteraksi secara positif dengan lingkungan sekitar, baik alam maupun sosial, akan memberikan pembelajaran berharga bagi perkembangan fisik dan karakter anak. Karena itu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal merupakan kewajiban seluruh warga kota, termasuk kaum muda. Sahabat Kota dengan gerakan COME OUT & PLAY nya aktif mengajak adik-adik untuk belajar dan bermain di ruang kota dengan program-program utama, yaitu Kidsventure Club, ALUN ULIN, dan Sahabat Kota SUMMER CAMP.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: