deskripsi acara liburan “Legenda Hutan Kareumbi”

Tujuan Kegiatan
Mengasah kreativitas dan ekspresi anak, memberikan kesempatan berinteraksi dengan ruang terbuka hijau di kota sehingga meningkatkan penghayatan dan kecintaan anak pada lingkungan alam.

Nilai-nilai yang Disampaikan dalam Kegiatan
Kesetaraan dan kebhinnekaan – anak akan berinteraksi secara setara dengan teman-teman dari latar belakang yang bervariasi, baik asal sekolah, kondisi ekonomi (sebagian peserta berasal dari keluarga kurang mampu yang mendapat subsidi), agama maupun budaya. Hal ini penting untuk membiasakan anak hidup di tengah masyarakat yang bhinneka.

Kebersamaan – anak lebih ditantang untuk bekerja sama dan berbagi alih-alih mencari kemenangan sendiri. Ketika anak tumbuh dewasa, keterampilan untuk bekerja sama dan berbagi ini akan bermanfaat baik dalam pekerjaan maupun kehidupan sosial.

Respek terhadap lingkungan – untuk memecahkan berbagai permasalahan lingkungan dan sosial saat ini, manusia perlu belajar hidup selaras dengan alam maupun sesama. Karena itu selama kegiatan, etika-etika terhadap lingkungan sekitar baik alam maupun sosial selalu ditekankan.

Kebebasan berimajinasi dan berekspresi – anak diajak untuk aktif mengekspresikan dirinya, baik dalam bentuk karya, dialog maupun gerak tubuh.

Kemandirian dan pemecahan masalah – selama kegiatan anak ditantang untuk melakukan segala sesuatu secara mandiri, fasilitator lebih berperan mendampingi dan menjaga proses berjalan dengan baik serta aman.

Bentuk kegiatan
Ada dua kelas bentuk kegiatan liburan “Legenda Hutan Kareumbi” ini; Kelas Hastakarya (kelas 1-3 SD) dan Legenda Hutan Kareumbi (3-6 SD atau anak usia di bawah itu tapi mendapat izin penuh dari orangtua)

Kegiatan Kelas Hastakarya berintegrasi dengan kegiatan Legenda Hutan Kareumbi selama 3 hari di Bandung. Bedanya, peserta Kelas Hastakarya tidak ikut kemping ke hutan gunung Kareumbi-Masigit.

Kegiatan liburan Legenda Hutan Kareumbi adalah sebuah kegiatan liburan yang melibatkan anak sebagai peserta sebagai “tokoh petualang” dalam jalan cerita alur kegiatan liburan. Mereka akan dibuat menjadi individu-individu yang menentukan jalan cerita. Dikemas dalam bentuk role playing cerita “Dongeng Hutan Kareumbi” yang dibacakan setiap awal kegiatan, dan setiap kegiatan yang dilakukan anak setiap harinya akan sejalan dengan dongeng tersebut.

Durasi kegiatan liburan ini adalah 3 hari di Bandung (digabung dengan kegiatan Kelas Hastakarya) dan 2 hari di hutan gunung Kareumbi- Masigit. Selama 3 hari di Bandung mereka akan mendapatkan pembekalan untuk kegiatan camping 2 hari 1 malam di hutan gunung Kareumbi-Masigit nantinya. Hastakarya yang mereka buat di masa pembekalan juga akan menjadi bekal mereka untuk bermain Mission Games di Hutan Gunung Kareumbi-Masigit dan menjadi kenang-kenangan dari kegiatan liburan ini. Untuk peserta Kelas Hastakarya, pada hari terakhir anak-anak akan menampilkan sebuah pertunjukan, dan hasil karya mereka dipakai sebagai kostum dan perlengkapan pertunjukan.

Anak akan berkegiatan dalam kelompok besar (60 orang) maupun kelompok kecil (10 orang). Selama kegiatan, kelompok kecil anak akan didampingi oleh 2 orang fasilitator atau “kakak pendamping”. Yang menjadi fasilitator adalah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang telah diseleksi dan diberi pembekalan.

Dalam kegiatan ini, kami juga ingin melibatkan pihak orangtua. Sehingga, tidak hanya kakak-kakak fasilitator, tetapi orangtua juga mengambil peran dan tanggungjawab dalam pembentukan karakter si anak.

26 Juni 2011, 08.00-12.00
Taman Ganesha
Jl. Ganesha, Bandung

Perkenalan
Storytelling 1: awal dongeng hutan Kareumbi
Membuat bendera koinobori
Menghias caping
Membuat tas

27 Juni 2011, 08.00-12.00
Taman Balai Kota
Jl. Merdeka, Bandung

Storytelling 2: lanjutan dongeng hutan Kareumbi
Menghias rompi
Merancang pertunjukan kelompok
Membuat topeng dari kardus

28 Juni 2011, 08.00-12.00
Sanggar Olah Seni & Hutan Kota Babakan Siliwangi
Jl. Siliwangi, Bandung

Kelas Hastakarya
Storytelling 3: dongeng hutan Kareumbi, selesai
Membuat kolase
Jelajah hutan kota
Pertunjukan dari kelas hastakarya (orang tua diundang untuk menonton)

Kelas Legenda Hutan Kareumbi kemping
Storytelling 3: dongeng hutan Kareumbi, selesai
Membuat kolase
Belajar packing
Belajar navigasi
Jelajah hutan mini
Menonton penampilan Kelas Hastakarya

*Kelas Hastakarya selesai

29 Juni 2011, 07.00 – 21.00
Stasiun Bandung & Hutan Gunung Kareumbi – Masigit

Berkumpul di stasiun Bandung, perkenalan “Stasiun”
Naik kereta api Baraya Geulis menuju Cicalengka
Naik angkot ke lokasi Kawasan Wisata Hutan Gunung Kareumbi Masigit
Acara penyambutan “Penjelajah” (peserta) dan pembagian Rumah Pohon untuk camping
Puzzle games mission (dalam kelompok, termasuk main Kano di sungai Kareumbi)
Api unggun dan penampilan kelompok

30 Juni 2011, 05.00 – 17.00
Hutan Gunung Kareumbi – Masigit & Stasiun Bandung

Yoga bercerita
Hiking ke desa Cigumentoong
Bermain bersama anak-anak desa Cigumentong (diajarkan permainan anak desa Cigumentong, membuat rujak tomat, berbagi buku, penyerahan kenang-kenangan)
Wide games (permainan kolosal)
Penutupan acara
Naik angkot menuju stasiun kereta api Cicalengka
Pembagian sertifikat
Dijemput orangtua masing-masing di stasiun kereta api Bandung

Fasilitas
Rumah pohon (untuk kegiatan kemping)
Makan siang (untuk kegiatan kemping)
Sleeping bag (untuk kegiatan kemping)
Snack (semua kelas)
Peralatan hastakarya seperti gunting, lem, pensil warna, cat, kertas, kardus, dll (semua kelas)

Contact Person
Tini MF.
Jalan Lombok 9
p. 08122456107

Advertisements

About sahabat kota

Sahabat Kota adalah sebuah organisasi nirlaba yang bekerja bersama kaum muda lokal untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak-anak dalam konteks lingkungan kota. Pada tahun 2007, Sahabat Kota mulai dirintis oleh 6 orang pemuda dari Bandung. Saat itu kegiatan pertama Sahabat Kota adalah mengisi libur panjang anak-anak menjadi Petualangan Jelajah Kota yang seru. Anak diajak untuk mengeksplorasi kota, dan mengambil peran aktif untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi mereka. Kami percaya bahwa anak-anak belajar paling baik dari lingkungan hidup mereka, yang berarti kota itu sendiri. Hidup selaras dan berinteraksi secara positif dengan lingkungan sekitar, baik alam maupun sosial, akan memberikan pembelajaran berharga bagi perkembangan fisik dan karakter anak. Karena itu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal merupakan kewajiban seluruh warga kota, termasuk kaum muda. Sahabat Kota dengan gerakan COME OUT & PLAY nya aktif mengajak adik-adik untuk belajar dan bermain di ruang kota dengan program-program utama, yaitu Kidsventure Club, ALUN ULIN, dan Sahabat Kota SUMMER CAMP.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: