Lingkar Belajar: “Urban Sketch and Drypoint Open Class”

Halo petualang muda! Tanggal 28 Oktober kemarin, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda kami mengadakan Lingkar Belajar tentang teknik cetak drypoint loh!

Tahukah kalian bahwa Teknik Drypoint sudah ada sejak tahun 1500? Teknik Drypoint merupakan cara yang digunakan masyarakat ditahun 1500 untuk mendesign sebuah poster, selebaran, dan hal semacamnya. Lalu kemudian menggunakan mesin press super besar untuk mencetak gambar di kertas. Karena dahulu kala belum ada alat canggih seperti komputer, mesin ketik atau mesin cetak teknologi tinggi, maka teknik drypoint ini digunakan.

Teknik drypoint ini yakni menggambar atau mendesign sesuatu diatas plat menggunakan jarum toreh. WOW kebayangkan sulitnya menggambar diatas plat, menggunakan kertas dengan pensil saja perlu banyak perbaikan, bagaimana menggunakan plat dan jarum toreh?

Tapi jangan bersedih hati dulu, Lingkar Belajar menghadirkan Syaiful Garibaldi atau biasa dipanggil Tepu untuk berbagi ilmu dalam teknik drypoint tersebut.

Nah! ini dia moment2 dimana Tepu beraksi menjelaskan teknik drypoint

Tepu sedang beraksi

Kalau yang ini adalah alat cetak drypoint dalam bentuk portable. Kalau pada tahun 1500, ukuran alatnya sangatlah besar! serta alat pendukung lainnya

Mesin Press

Alat pendukung lainnya

Selain alat2 yang diperlihatkan di atas, kita juga membutuhkan plat (tembaga 0,5 mm) sebagai alas gambar, jarum toreh dan kertas canson mountval 300 gr, berikut tahapan dari teknik drypoint tersebut.

Tahap I, sebelum menggambar diplat kita diminta untuk menggambar dikertas biasa. Tujuannya supaya dapat merasakan perbedaan antara menggambar dikertas dan diatas plat.

Tahap II, setelah latihan menggambar dikertas barulah kita membuat sketsa diatas plat menggunakan pensil

Tahap III, setelah sketsa dari pensil jadi barulah kita menggunakan jarum toreh untuk membentuk tekstur diplat mengikuti sketsa yg kita buat. #Tips semakin dalam torehan jarum, akan semakin jelas hasil cetaknya. Krn pada saat tahap pengecatan, cat akan lebih terserap dibekas torehan jarum

Tahap IV, pengecatan dimulai. Kita cukup mengoleskan cat offset diatas plat yg telah kita gambar m3nggunakan jarum secara merata.

Tahap V, tahap pembersihan. Cat dibersihkan sehingga bagian-bagian yang tidak tertoreh jarum tidak terlapisi cat. #Tips pembersihan yang tidak terlalu bersih dapat menciptakan efek tertentu pada hasil cetak.

Tahap VI, tahap terakhir ini adalah pencetakan plat menggunakan mesin press drypoint yg dilapisi kertas dan kain. #Tips kertas yg melapisi plat harus dilembabkan terlebih dahulu, agar cat pada plat dapat menyerap pada kertas.

Mau tau hasilnya seperti apa? inilah karya-karya hasil dari peserta Lingkar Belajar….

Tanpopo by Atu

Birthday Gift by @sastisedikit

Amanda Mita (@perempuangimbal)

Sangkar Musik by @k_paramitha

@iskandetia

Fransisca Retno

Terimakasih atas partisipasinya! semoga ilmu yang dibagi dapat bermanfaat 🙂 Sampai jumpa di Lingkar Belajar next episode!

Advertisements

About sahabat kota

Sahabat Kota adalah sebuah organisasi nirlaba yang bekerja bersama kaum muda lokal untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak-anak dalam konteks lingkungan kota. Pada tahun 2007, Sahabat Kota mulai dirintis oleh 6 orang pemuda dari Bandung. Saat itu kegiatan pertama Sahabat Kota adalah mengisi libur panjang anak-anak menjadi Petualangan Jelajah Kota yang seru. Anak diajak untuk mengeksplorasi kota, dan mengambil peran aktif untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi mereka. Kami percaya bahwa anak-anak belajar paling baik dari lingkungan hidup mereka, yang berarti kota itu sendiri. Hidup selaras dan berinteraksi secara positif dengan lingkungan sekitar, baik alam maupun sosial, akan memberikan pembelajaran berharga bagi perkembangan fisik dan karakter anak. Karena itu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal merupakan kewajiban seluruh warga kota, termasuk kaum muda. Sahabat Kota dengan gerakan COME OUT & PLAY nya aktif mengajak adik-adik untuk belajar dan bermain di ruang kota dengan program-program utama, yaitu Kidsventure Club, ALUN ULIN, dan Sahabat Kota SUMMER CAMP.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: